 |
 |
Malam itu, hujan turun perlahan. Raka berdiri di dekat jendela kafe, memperhatikan jalan yang mulai sepi. Tak lama kemudian, sosok Nadia muncul dengan senyum kecil yang menenangkan.
窶廴aaf terlambat,窶 katanya sambil menarik kursi di dekat Raka.
Raka hanya tersenyum. wangi tubuhnya yang samar membuat suasana terasa semakin intim. Mereka berbicara tentang kenangan lama, sesekali tertawa ketika mata mereka saling mencari.
Ketika kafe mulai kosong, Nadia meletakkan tangannya di atas meja. Raka menyambutnya. Tangan mereka saling menggenggam, sementara suara hujan menjadi musik latar yang lembut.
Mereka kemudian berjalan keluar bersama. Di bawah satu payung, langkah mereka semakin berdekatan. Nadia menatap Raka cukup lama.
窶彝asanya aku tidak ingin malam ini berakhir,窶 bisiknya.
Raka tersenyum dan menatapnya dengan lembut. Untuk beberapa detik, dunia seakan berhenti di antara mereka.
Lalu Nadia tersenyum malu, dan mereka melanjutkan perjalanan dengan tangan masih saling menggenggam. |
---cerita seks ibu
9/24(Thr) 6:47(No.2055842)
|
|
|
|
 |
|
|